Wasit Perempuan Stephanie Frappart Ukir Sejarah Di Kualifikasi Piala Dunia 2022

Wasit Perempuan Stephanie Frappart Ukir Sejarah Di Kualifikasi Piala Dunia 2022 – Selain Frappart, Monzul juga jadi wasit perempuan di Kualifikasi PD 2022. Keduanya pun dapat pujian dari wasit ikonik asal Italia, Pierluigi Collina. Wasit perempuan asal Prancis, Stephanie Frappart, menciptakan sejarah terbaru saat ia memimpin laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 kategori putra.

Frappart mewasiti partai kedua Grup G saat Belanda mengalahkan Latvia dengan skor 2-0 di Johan Cruijff Arena, Tutorial Lengkap Daftar Slot Online Di Indonesia Sabtu (27/3) dini hari WIB.

Gol kemenangan Oranje masing-masing dicetak oleh Steven Berghuis pada menit ke-32 dan Luuk de Jong pada menit ke-69.

Wasit Perempuan Stephanie Frappart Ukir Sejarah Di Kualifikasi Piala Dunia 2022

Wasit Perempuan Stephanie Frappart Ukir Sejarah Di Kualifikasi Piala Dunia 2022

Malam yang cukup tegas bagi Frappart. Pengadil berusia 37 tahun itu turut mengeluarkan empat kartu kuning pada yang terbagi rata untuk kedua tim.

Kartu kuning masing-masing diterima Luuk de Jong (52’) dan Daley Blind (87’) dari Belanda serta Jnis Ikaunieks (34’) dan Kris Karklins (52’) dari Latvia.

Pencapaian ini menambah rekor yang dipancangkan Frappart. Sebelumnya, Situs Slot Terpercaya ia jadi wasit perempuan pertama yang memimpin laga di Piala Super Eropa antara Liverpool kontra Chelsea pada 2019 dan pertandingan di Ligue 1 Prancis pada tahun yang sama.

Desember lalu, Frappart pun jadi pengadil perempuan pertama saat mewasiti laga di Liga Champions, tepatnya ketika Juventus kalahkan Dynamo Kyiv dengan skor 3-0.

Tidak hanya Frappart, wasit perempuan asal Ukraina, Kateryna Monzul, Situs Slot Terlengkap pun bakal memimpin laga Kualifikasi Piala Dunia saat Austria menjamu Kepulauan Faroe, Senin (29/3) dini hari WIB.

Artikel dilanjutkan di bawah ini Pierluigi Collina yang dianggap sebagai wasit paling karismatik di dunia—memuji Frappart dan Monzul atas pencapaian dalam karier perwasitan keduanya.

“Meskipun mereka sudah memimpin sejumlah pertandingan di kompetisi penting pria, memimpin Kualifikasi Piala Dunia FIFA untuk kali pertama adalah sesuatu yang spesial dan merupakan hal yang sangat membanggakan,” ucap Collina.

“Mereka telah bekerja sangat keras dalam beberapa tahun terakhir dan pencapaian ini merupakan pengakuan atas pekerjaan yang telah mereka lakukan dengan baik,” pungkas pria yang kini menjabat sebagai Ketua Komite Wasit FIFA itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *